Valentine, Antara Rayakan Cinta atau Jerat Romantisme Palsu?
Oleh : Pdt. Andre Serhalawan Disclaimer dulu ya, pertama bahwa tulisan ini adalah opini pribadi yang tidak mewakili siapapun. Kedua, tulisan ini adalah karya yang sudah lama saya buat tetapi…
Read moreWhen Arrows & Spears Fly at a Relative’s House: De Vide et Impera : An Ancient Strategy Brought Back to “Destroy” Each Other
By Rev. Andre Serhalawan Nothing is crueler than a strategy that comes with a peaceful face. Nothing is sneakier than an approach that offers money but steals the future. In…
Read moreKetika Panah & Tombak Melesat ke Rumah Saudara: De Vide et Impera, Strategi Kuno yang Kembali Dipakai Untuk Saling ‘Membinasakan’.
Oleh Pdt. Andre Serhalawan Tidak ada yang lebih kejam dari strategi yang datang dengan wajah damai. Tidak ada yang lebih licik dari pendekatan yang menawarkan uang, tetapi merampas masa depan.…
Read moreMeracik Hidup Bermakna, Belajar dari Filsafat Jepang
Oleh : Pdt. Andre Serhalawan Bayangkan pagi di mana bangun terasa ringan karena hari-hari punya tujuan yang jelas. Ini adalah esensi Ikigai: alasan kita membuka mata setiap pagi. Bukan sekadar…
Read moreDENGAR PAPAN KAYU BERBICARA
(Refleksi dari Tanah PSN – Papua Selatan) Oleh Laurens Minipko Di sebuah kampung di Merauke (di atas tanah terdampak Proyek Strategi Nasional), berdiri papan sederhana bertuliskan: “STOP DATANG MERAYU DUSUN…
Read moreKini Kata itu Terdengar (Suara dari Tanah PSN – Papua Selatan)
Oleh Laurens Minipko (Pemerhati Sosial, orang asli Merauke, tinggal di Timika) Timika, 3 Februari 2026 Pagi di Merauke selalu terlihat damai dari udara. Hamparan hijau, sungai berliku, rawa laksana cermin,…
Read moreMERAUKE, SION YANG TERBELAH
(Sebuah Refleksi Ecclesia Domestica & Keutuhan Ciptaan) Dalam Ibadah Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pagi 2 Februari 2026. A. Dampak Sosial-Ekonomi “Kalian bicara tentang investasi.…
Read more“HUTAN SEBAGAI MAMA” Pendeta Perempuan Papua merespons dan merefleksikan Pikiran Pokok Sidang MPL PGI 2026
Oleh : Pdt. Elvina Iha, S.Th.,MM (Pendeta Gereja Protestan Indonesia di Papua) Saya berdiri di sini bukan hanya sebagai seorang pendeta. Saya adalah anak perempuan dari Bumi Papua, yang menyapa…
Read moreSurga Dikaveling, Anak Kandung Dimangsa: Tiga Tentakel PSN (Ecocide, Gastrocide, Ethnocide) yang Mencekik Orang Asli Papua Selatan
PROLOG Di hamparan rawa sagu yang bernapas bersama denyut nadi musim, di bawah naungan pohon sagu yang akarnya merangkul tulang belulang leluhur, hidup Orang Malind-Anim. Mereka bukan penduduk. Mereka bukan…
Read moreHGU, BENTUK LEGAL PERAMPOKAN NEGARA ATAS TANAH DAN NYAWA RAKYAT PAPUA SELATAN
Ini bukan lagi kebijakan. Ini adalah Kejahatan yang dilegalkan oleh rezim ini. Ketika Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dengan dinginnya menandatangani Surat Keputusan Hak Guna Usaha (HGU) untuk Proyek Strategis Nasional…
Read more

“Merauke Bersistem Error, Siak Berkantong Kosong: Ketika Jas Putih Harus Berteriak Menagih Hak”
KETERASINGAN DALAM KERJA: KRITIK JACQUES ELLUL TERHADAP DUNIA KERJA
Kolaborasi Keluarga BEKAL PEMIMPIN: Menggerakkan Sere Wangi Menuju Kejayaan Ekonomi OAP Kampung Soa 2026
Siapa sih yang untung dari proyek padi ini?
Susteran Marantha Bersaksi: Air Mata untuk Tanah yang Sekarat
Bisnis Adalah Perampokan dan Perlawanan Adalah Kejahatan: Sebuah Drama Twain di Ujung Timur Indonesia
Cermin Kata: Refleksi Karakter Manusia di Balik Objektivitas Tulisan
MEMBANGGAKAN FOOD ESTATE, MENGHANGUSKAN LUMBUNG PANGAN LOKAL: SEBUAH NARASI KRITIS UNTUK MEMPERTEGAS POSISI PGI TERKAIT DENGAN PENOLAK PSN FOOD ESTATE DI MERAUKE PAPUA SELATAN






































































